Puisi - Dikala Senja Tiba
Di Kala Senja Tiba
Termenung melihat kearah hamparan lautan nan biru
Angin semilir yang datang bergilir
Kepakan sayap segerombolan burung-burung hilir mudik mencari suaka baru
Goresan garis jingga itu mulai terlihat
Datang bersamaan dengan rona merah yang merekah
Langit biru cerah perlahan mulai bergegas
Siap berganti dengan sang malam
Di kala senja tiba
Deburan ombak semakin pasang menunjukkan geloranya
Anak-anak kecil berjiwa suci
Dengan riang mengiringi tenggelamnya mentari
Awan-awan putih sejenak menyembunyikan diri
Memberi kesempatan untuk si jingga menari
Lambaian pohon kelapa
Sebagai tanda perpisahan kepada sang mentari
Tidak..
Tidak akan lama..
Si senja yang hanya sementara
Sementara menghias cakrawala
Tak ada sekejap mata
Ia pun perlahan undur diri
Goresan jingga yang menyinari bibir pantai
Perlahan mulai tenggelam
Termenung melihat kearah hamparan lautan nan biru
Angin semilir yang datang bergilir
Kepakan sayap segerombolan burung-burung hilir mudik mencari suaka baru
Goresan garis jingga itu mulai terlihat
Datang bersamaan dengan rona merah yang merekah
Langit biru cerah perlahan mulai bergegas
Siap berganti dengan sang malam
Di kala senja tiba
Deburan ombak semakin pasang menunjukkan geloranya
Anak-anak kecil berjiwa suci
Dengan riang mengiringi tenggelamnya mentari
Awan-awan putih sejenak menyembunyikan diri
Memberi kesempatan untuk si jingga menari
Lambaian pohon kelapa
Sebagai tanda perpisahan kepada sang mentari
Tidak..
Tidak akan lama..
Si senja yang hanya sementara
Sementara menghias cakrawala
Tak ada sekejap mata
Ia pun perlahan undur diri
Goresan jingga yang menyinari bibir pantai
Perlahan mulai tenggelam
Comments
Post a Comment