Puisi - Buliran Pasir Menyambut Fajar
Buliran Pasir Menyambut Fajar
Kokokan ayam memeriahkan penyambutan datangnya sang mentari
Menggema..
Menggelora..
Sebagai perlambang semangat pagi
Lekukan garis pantai bergelombang indah
Membentang sepanjang gugusan pulau
Buliran pasir menyambut fajar
Yang siap memulai hari baru
Hembusan angin pagi yang sejuk
Jejeran nyiur yang menari dengan eloknya
Keanggunan alam yang terlahir alami
Lukisan langit biru yang perlahan mulai cerah
Disusul dengan iringan awan bersih yang mempesona
Sinar-sinar penghangat kehidupan perlahan mulai terbit
Tersenyum cerah menyinari
Mengukir biasan diatas luasnya lautan
Bagai permadani bertahtakan berlian
Coklat keemasan pasir pantai yang tersebar
Bagaikan selimut lembut melindungi sang pulau
Batu-batu karang nan kokoh
Berdiri gagah menunjukkan diri
Para nelayan mulai berdatangan
Mempersiapkan diri mencari peruntungan
Perahu-perahu sumber kehidupan
Bertengger beraturan di pinggir pantai
Ketika jangkar mulai dinaikkan
Disanalah kehidupan mulai melangkah
Hentakkan kaki penuh semangat
Membara didalam raga
Deburan omak yang tenang
Menjadi pengiring langkah untuk menapaki jalan kehidupan baru
Kicauan burung-burung
Mengalun merdu
Menjadi melodi pengiring nyiur yang berdansa
Gesekan suara ombak dan pasir yang menggema
Turut serta meramaikan
Langkah-langkah kaki kecil yang mulai berdatangan
Mengusir keheningan
Seiring menyerebaknya sinar mentari
Memastikan hari baru siap dilewati
Kokokan ayam memeriahkan penyambutan datangnya sang mentari
Menggema..
Menggelora..
Sebagai perlambang semangat pagi
Lekukan garis pantai bergelombang indah
Membentang sepanjang gugusan pulau
Buliran pasir menyambut fajar
Yang siap memulai hari baru
Hembusan angin pagi yang sejuk
Jejeran nyiur yang menari dengan eloknya
Keanggunan alam yang terlahir alami
Lukisan langit biru yang perlahan mulai cerah
Disusul dengan iringan awan bersih yang mempesona
Sinar-sinar penghangat kehidupan perlahan mulai terbit
Tersenyum cerah menyinari
Mengukir biasan diatas luasnya lautan
Bagai permadani bertahtakan berlian
Coklat keemasan pasir pantai yang tersebar
Bagaikan selimut lembut melindungi sang pulau
Batu-batu karang nan kokoh
Berdiri gagah menunjukkan diri
Para nelayan mulai berdatangan
Mempersiapkan diri mencari peruntungan
Perahu-perahu sumber kehidupan
Bertengger beraturan di pinggir pantai
Ketika jangkar mulai dinaikkan
Disanalah kehidupan mulai melangkah
Hentakkan kaki penuh semangat
Membara didalam raga
Deburan omak yang tenang
Menjadi pengiring langkah untuk menapaki jalan kehidupan baru
Kicauan burung-burung
Mengalun merdu
Menjadi melodi pengiring nyiur yang berdansa
Gesekan suara ombak dan pasir yang menggema
Turut serta meramaikan
Langkah-langkah kaki kecil yang mulai berdatangan
Mengusir keheningan
Seiring menyerebaknya sinar mentari
Memastikan hari baru siap dilewati
Comments
Post a Comment